Pages


MusicPlaylistView Profile
Create a playlist at MixPod.com

welcome

Rabu, 14 November 2012

contoh makalah patah tulang SMA


TUGAS BIOLOGI
Disusun guna melengkapi tugas biologi






Anggota Kelompok :
1.     Beny A                       ()
2.   Dody H                       ()
3.   Rian Ardi P                        (24)
4.   Tyas L.F                      (27)
5.   Ulung T.S                    (28)


Kelas XI IPA 2
SMA NEGERI 3 SRAGEN
Tahun Ajaran 2012/2013
MOTTO


Ø Islam Is Always.
Ø Ilmu adalah harta yang tak akan habis walaupun sering diberikan.
Ø Kegagalan itu tantangan bukan sekedar untuk ditangisi.
Ø Sumber kekuatan baru adalah informasi ditangan orang banyak.
Ø Hidup adalah sebuah perjalanan yang sangat panjang.
Ø Musuh yang paling berbahaya di dunia adalah rasa takut dan bimbang.
Ø Teman yang paling setia adalah keberanian dan keyakinan yang teguh.
Ø Kemenangan yang pertama dan terbaik adalah menakhlukkan diri sendiri.
Ø Cara untuk menjadi didepan adalah memulainya dari sekarang.
Ø Keberhasilan harus diraih bukan ditunggu.
Ø Hidup adalah perjuangan.
Ø Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin.
Ø Kegagalan adalah awal dari keberhasilan.
Ø Tak ada kata yang indah selain kejujuran.
Ø Tak ada penyesalan yang datang di awal.

PERSEMBAHAN

Karya tulis ini persembahkan kepada :    
1.      Bapak kepala sekolah SMA N 3 Sragen
2.     Bapak/Ibu guru SMA N 3 Sragen
3.     Guru Pembimbing kliping SMA N 3 Sragen
4.     Teman-teman seperjuangan
5.     Adik-adik yang membaca
6.     Pembaca yang budiman
7.     Semua pihak yang membantu dalam menyelesaikan kliping ini

KATA PENGANTAR


Atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat,taufik,hidayah dan inayahnya sehingga saya dapat menyelelesaikan tugas karya tulis ini dengan baik dan tidak ada halangan apapun.
Adapun saya menyusun karya tulis ini guna melengkapi tugas dari bapak guru. Dengan selesainya karya tulis ini saya menyadari bahwa penyusunan karya tulis ini masih sangat sederhana dan jauh dari kata sempurna, karena mengingat keterbatasan ilmu saya sebagai murid SMA.
Dalam menulis karya tulis ini saya tidak dapat menyusun tanpa rahmat dari Allah SWT, oleh karena itu saya sebagai penulis mengucapkan terima kasih kepada:
1.            Bapak kepala sekolah SMA N 3 Sragen.
2.           Ibu guru pembimbing, yang membimbing penulisan karya tulis ini dari awal sampai akhir.

Dengan demikian saya berharap agar karya tulis ini mendapat respon yang baik dari guru maupun yang membacanya.




Patah Tulang

Patah Tulang - Pada kecelakaan akibat benturan dengan benda keras harus dipikirkan kemungkinan terjadinya patah tulang. Ada dua jenis patah tulang, yaitu patah tulang tertutup dan terbuka.

Pada jenis pertama, terjadi patah tulang tanpa ada luka di permukaan kulit. Biasanya, daerah di sekitar tulang yang patah menjadi bengkak dan tampak bentuk anggota tubuh tidak normal. Pada jenis kedua, tulang yang patah keluar dari permukaan kulit di tempat luka.

Pertolongan harus dilakukan dengan hati-hati karena selalu gerakan tulang yang patah dapat melukai pembuluh darah sekitarnya dan ada bahaya infeksi baik pada luka maupun tulang.

Hati-hati pula dalam menolong korban dengan dugaan patah tulang leher, tulang belakang dan tulang rusuk, karena komplikasi dapat mengancam nyawa atau menyebabkan lumpuh.

Pada patah tulang terbuka, sebaiknya luka dan tulang ditutup dengan kain bersih untuk menghindari infeksi.

PENYEBAB

Sebagian besar patah tulang merupakan akibat dari cedera, seperti kecelakan mobil, olah raga atau karena jatuh.

Patah tulang terjadi jika tenaga yang melawan tulang lebih besar daripada kekuatan tulang.
Jenis dan beratnya patah tulang dipengaruhi oleh:
- Arah, kecepatan dan kekuatan dari tenaga yang melawan tulang
- Usia penderita
- Kelenturan tulang
- Jenis tulang.Dengan tenaga yang sangat ringan, tulang yang rapuh karena osteoporosis atau tumor bisa mengalami patah tulang.
Gejala
Gejala yang umum muncul adalah rasa nyeri yang terlokalisir pada bagian yang patah dan nyeri ini akan semakin memberat apabila digerakkan, gangguan dari fungsi pergerakan di daerah yang patah tersebut, deformitas atau kelainan bentuk. Bengkak pada daerah kulit di sekitar tulang yang patah akibat dari pecahnya pembuluh darah di daerah sekitar patahan tulang.
Patah tulang pada dewasa dan anak berbeda, karena masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda yang akan berdampak pada penanganan patah tulang. Misalnya, reduksi tertutup patah tulang pada anak tidak perlu dilakukan secara agresif karena proses penyembuhan tulang anak lebih cepat dan lebih baik daripada dewasa. Selain itu, beberapa jenis patah tulang pada anak dapat sembuh/menyambung spontan, hal ini dikarenakan anak masih dalam masa pertumbuhan.
Pada orang dewasa, proses penyembuhan tulang tidak sebaik pada anak-anak, lempeng pertumbuhan juga sudah menutup, oleh karena itu penanganan patah tulang pada orang dewasa cenderung lebih agresif.
Penyembuhan tulang normal merupakan suatu proses biologis yang luar biasa karena tulang dapat sembuh tanpa bekas atau jaringan parut. Artinya tulang yang patah akan disambung dengan tulang yang baru. Berbeda dengan ligamen yang proses penyembuhannya akan digantikan dengan jaringan parut.

DIAGNOSA

Foto rontgen biasanya bisa menunjukkan adanya patah tulang.
Kadang perlu dilakukan CT scan atau MRI untuk bisa melihat dengan lebih jelas daerah yang mengalami kerusakan.Jika tulang mulai membaik, foto rontgen juga digunakan untuk memantau penyembuhan.

Pertolongan dan Pengobatan:

  • Bagian patah tulang perlu diimobilisasi yang mengurangi pergerakan dan rasa sakit sehingga tulang patah tidak bisa melukai nadi atau organ di sekitarnya yang menyebabkan pendarahan.
  • Melakukan imobilisasi patah tulang bagian tangan mengunakan kain segi tiga untuk menghentikan gerak dari tulang yang patah.
  • Untuk patah tulang bagian paha harus mengunakan bidai yang panjang sampai ke tumit, sedangkan untuk tulang bagian betis cukup bidai yang pendek dan diikat dengan tali kain pembalut atau perban.
  • Tujuan dari pengobatan adalah untuk menempatkan ujung-ujung dari patah tulang supaya satu sama lain saling berdekatan dan untuk menjaga agar mereka tetap menempel sebagaimana mestinya.
  • Proses penyembuhan memerlukan waktu minimal 4 minggu, tetapi pada usia lanjut biasanya memerlukan waktu yang lebih lama.
fraktur_fiksasi_internal_patah _tulang..jpgfraktur_fiksasi_eksternal_patah _tulang.jpg

Imobilisasi Bisa Dilakukan Melalui:

  • Pembidaian : benda keras yang ditempatkan di daerah sekeliling tulang.
  • Pemasangan gips : merupakan bahan kuat yang dibungkuskan di sekitar tulang yang patah.
  • Penarikan (traksi) : menggunakan beban untuk menahan sebuah anggota gerak pada tempatnya. Sekarang sudah jarang digunakan, tetapi dulu pernah menjadi pengobatan utama untuk patah tulang pinggul.
  • Fiksasi internal : dilakukan pembedahan untuk menempatkan piringan atau batang logam pada pecahan-pecahan tulang. Merupakan pengobatan terbaik untuk patah tulang pinggul dan patah tulang disertai komplikasi.
Berikut proses penyembuhan tulang secara normal :
• Fase awal penyembuhan dari jaringan lunak pada patah tulang, akan terjadi robekan pembuluh darah kecil di sekitar tempat cedera. Setelah terjadi pendarahan maka tubuh akan merespon dan terbentuklah bekuan darah (clot/hematoma). Hematoma di tempat patah tulang ini merupakan tempat dimana proses penyembuhan patah tulang pertama kali terjadi. Akan terjadi ledakan populasi sel-sel pembentuk tulang baru (osteogenic cells) untuk membentuk callus yang berfungsi sebagai lem untuk menjaga agar tulang yang patah tidak mudah bergerak. Pada fase ini callus yang terbentuk masih lunak dan sebagian besar mengandung cairan.
• Fase Penyambungan Tulang secara Klinis (Clinical Union)
Callus semakin lama akan semakin mengeras dan sebagian akan digantikan oleh tulang immatur/belum dewasa. Pada saat callus ini telah mengeras sehingga tidak lagi terjadi pergerakan di sekitar tulang yang patah, maka dikatakan telah memasuki fase penyambungan tulang secara klinis (Clinical Union), namun garis patah tulang masih akan terlihat. Saat fase ini pasien tidak merasakan nyeri apabila bagian yang patah digerakkan.
• Fase Konsolidasi atau Penyambungan secara Radiologis (Radiographic Union).
Saat semua tulang muda (immatur) dalam callus telah digantikan oleh tulang yang dewasa (matur) maka dikatakan telah memasuki fase Radiographic Union. Garis patah tulang tidak akan terlihat lagi.
Setelah memahami proses penyembuhan tulang secara normal, kita dapat memahami bahwa tulang yang patah, secara alami akan dapat menyambung sendiri tanpa harus dimanipulasi. Hal ini pula yang dijadikan patokan oleh oknum dukun patah tulang yang kurang kompeten. Oknum dukun patah tulang paham bahwa penyambungan tulang merupakan proses alami tubuh, oleh karenanya mereka melakukan manipulasi untuk menyambung tulang dengan hanya berdasar trial and error serta pengalaman tanpa adanya pelatihan khusus.
Saat pasien patah tulang datang untuk berobat, baik ke dokter maupun ke pengobatan alternatif, pasien akan mengharapkan kesembuhan dalam artian:
1. tulang yang patah dapat menyambung
2. bagian tubuh yang cedera dapat digunakan kembali/berfungsi secara normal
3. terhindar dari komplikasi.
Berikut beberapa langkah menjaga tulang agar tetap sehat antara lain:
  1. Ketahui faktor risiko
    Karena secara alami memiliki massa tulang lebih rendah dan tulang yang lebih kecil, wanita memiliki risiko osteoporosis lebih tinggi dibandingkan dengan pria. Sekitar 5-7 tahun setelah menopause, wanita bisa kehilangan hingga 20 persen dari kepadatan tulang karena penurunan hormon estrogen.
    Bila telah berusia 45 tahun atau lebih tua, kurus, tinggi atau seorang perokok, maka memiliki peningkatan risiko terkena osteoporosis. Faktor risiko lain termasuk minum alkohol berlebihan, tidak berolahraga, memiliki gangguan makan, dan tidak mendapatkan kalsium yang cukup.
  2. Mencari tahu riwayat keluarga
    Apabila salah satu orangtua memiliki riwayat osteoporosis atau pernah mengalami keretakan pada tulang pinggul, maka ceritakan kepada dokter saat berkonsultasi. Lebih dari 50 persen kasus osteoporosis adalah genetik.
  3. Melakukan pemeriksaan
    Karena osteoporosis merupakan silent disease, maka tidak akan tahu ketika memilikinya kecuali melakukan pengujian untuk kondis tersebut, atau telah mengalami patah tulang. Jika memiliki faktor risiko, mintalah dokter melakukan pemeriksaan untuk kondisi osteopenia. Osteopenia merupakan kondisi kepadatan tulang yang rendah, dan kondisi tersebut merupakan kondisi awal sebelum osteoporosis.
  4. Melakukan tes kepadatan tulang pada mesin yang sama
    Hasil tes kepadatan tulang bisa berbeda-beda dari mesin yang satu ke mesin yang lain, maka bila memungkinkan sebaiknya tes kepadatan tulang dilakukan di lokasi yang sama setiap kali, juga dengan mesin yang sama, untuk memastikan hasil yang sama.
  5. Mendapatkan cukup kalsium dan vitamin D
    Tubuh kehilangan kalsium setiap hari melalui keringat dan urin dan karena itu perlu menggantinya setiap hari karena tubuh kita tidak bisa membuatnya sendiri.
    Vitamin D juga penting, karena meningkatkan penyerapan kalsium tubuh. Rekomendasi para ahli orang dewasa di bawah usia 50 tahun mesti mendapatkan 1.000 mg kalsium setiap hari bersama 400-800 IU vitamin D. Apabila lebih tua dari 50 tahun, sebaiknya memenuhi asupan 1.200 mg kalsium setiap hari dengan 800-1,000 IU vitamin D. Sementara tubuh menyerap kalsium terbaik melalui makanan, namun tidak selalu mudah untuk memenuhi kalsium dan vitamin D dari diet saja.
  6. Fokus pada makanan yang dapat membangun kepadatan tulang
    Untuk mencoba dan memenuhi tujuan gizi melalui makanan, dengan tujuan untuk 3 porsi kalsium setiap hari, termasuk sedikitnya 1 cangkir buah dan 2 cangkir sayuran. Sumber kalsium, seperti susu, yogurt, dan keju, adalah bahan makanan terbaik untuk tulang.
    Selain itu, juga dapat mengonsumsi makanan yang diperkaya kalsium, sepeti jus dan sereal sarapan, sarden, salmon kaleng, almond, dan sayuran berdaun hijau.
  7. Perhatikan obat-obatan yang dikonsumsi
    Obat-obatan tertentu meningkatkan risiko patah tulang, sehingga sebaiknya memberi tahu dokter obat apa saja yang sering dikonsumsi. Termasuk penggunaan steroid jangka panjang dan obat-obatan anti kejang. Tanyakan kepada dokter apakah obat pembangun tulang bisa membantu menahan efek merusak dari obat lain.
  8. Melakukan aktivitas fisik
    Sebuah studi Swedia mengungkapkan bahwa wanita di atas 50 tahun yang secara rutin berpartisipasi dalam kegiatan seperti berjalan kaki dengan anjing peliharaannya mengalami patah tulang pinggul lebih sedikit dibandingkan wanita yang kurang aktif. Setiap gerakan yang memberi tekanan pada tulang belakang bagian pinggul, dan tulang lainnya dapat membantu tetap sehat dan kuat.
  9. Peregangan agar tetap lentur
    Setiap kali merasa kaku, butuh waktu sekitar 5 menit untuk melakukan peregangan.
  10. Melakukan olahraga secara rutin
    Olahraga dengan tingkat ringan hingga sedang sesering mungkin. Para ahli merekomendasikan melakukan kegiatan aerobik 4 hari seminggu, ditambah pelatihan ringan selama 15-20 menit setiap hari.
Ada tiga proses penyembuhan patah tulang yang tidak normal akibat tidak ditangani sama sekali atau ditangani oleh orang yang tidak kompeten:
• Malunion: patah tulang dapat sembuh sesuai waktu yang diperkirakan/normal namun posisinya tidak seperti awal/tidak sesuai posisi anatomis, sehingga menyebabkan kelainan bentuk tulang
• Delayed union: patah tulang pada akhirnya akan sembuh namun membutuhkan waktu lebih lama daripada waktu penyembuhan normal
• Pseudoarthrosis: patah tulang gagal sembuh/menyambung dan akan disertai pembentukan jaringan fibrosa atau false joint, artinya bagian yang patah tidak akan berfungsi dengan normal seperti sebelum sakit.
Komplikasi yang lebih buruk dan mengancam jiwa bisa terjadi apabila pasien menderita patah tulang terbuka (ada hubungan antara tulang dengan lingkungan luar). Kasus patah tulang terbuka merupakan kasus gawat darurat yang harus ditangani secepatnya di meja operasi karena adanya resiko infeksi yang sangat besar. Infeksi ini apabila tidak ditangani dengan baik akan menimbulkan kematian. Jelas bahwa untuk kasus patah tulang terbuka, pengobatan alternatif tidak memiliki kompetensi.
Untuk membantu penyembuhan patah tulang yang harus diperhatikan adalah konsumsi kalsium dan vitamin D. Kalsium merupakan mineral pembentuk massa tulang sedangkan vitamin D merupakan hormon pengatur pembentukan tulang.
Sumber kalsium yang baik antara lain: Hewani: produk susu (susu, keju, yoghurt) Nabati: produk kedelai, kacang-kacangan (almond, pistachio, hazelnut, wijen), rumput laut dan brokoli, asupan sebanyak 1000-1300 mg kalsium/hari. Panduan porsinya: 1 gelas susu sapi (250ml) = 250-300 mg, 1 mangkok yoghurt (200gr) = 300 mg100 gr, keju cheddar = 750 mg (tinggi lemak jenuh).
Sumber vitamin D: Ikan lele, salmon, mackerel, sarden, tuna, belut (eel), minyak ikan, telur ayam dan hati sapi. Dengan asupan sebanyak 5 – 15 microgram (ug) atau 200 – 600 IU (international unit)/ hari. Panduan porsinya: 85 gr ikan lele = 425 IU, 100 gr salmon yang dimasak = 360 IU, 1 telur ayam (60gr) = 20 IU, 100 gr hati sapi yang dimasak = 15 IU.
Sebaiknya konsumsi vitamin D tidak melebihi 4000 IU/hari karena bisa menyebabkan keracunan.Hal-hal lain yang perlu diperhatikan adalah makanan dan minuman yang dapat menghambat penyerapan kalsium dan vitamin D seperti: minuman berkola, kafeine, merokok dan alkohol.

Jenis Patah Tulang:

  1. Patah tulang tertutup (patah tulang simplek).
Tulang yang patah tidak tampak dari luar.
  1. Patah tulang terbuka (patah tulang majemuk).
Tulang yang patah tampak dari luar karena tulang telah menembus kulit atau kulit mengalami robekan. Patah tulang terbuka lebih mudah terinfeksi.
  1. Patah tulang kompresi (patah tulang karena penekanan).
Merupakan akibat dari tenaga yang menggerakkan sebuah tulang melawan tulang lainnya atau tenaga yang menekan melawan panjangnya tulang. Sering terjadi pada wanita lanjut usia yang tulang belakangnya menjadi rapuh karena osteoporosis.
  1. Patah tulang karena tergilas.
Tenaga yang sangat hebat menyebabkan beberapa retakan sehingga terjadi beberapa pecahan tulang. Jika aliran darah ke bagian tulang yang terkena mengalami gangguan, maka penyembuhannya akan berjalan sangat lambat.
  1. Patah tulang avulsi.  
Disebabkan oleh kontraksi otot yang kuat, sehingga menarik bagian tulang tempat tendon otot tersebut melekat. Paling sering terjadi pada bahu dan lutut, tetapi bisa juga terjadi pada tungkai dan tumit.
  1. Patah tulang patologis.
Terjadi jika sebuah tumor (biasanya kanker) telah tumbuh ke dalam tulang dan menyebabkan tulang menjadi rapuh. Tulang yang rapuh bisa mengalami patah tulang meskipun dengan cedera ringan atau bahkan tanpa cedera sama sekali.
  1. Complete fraktur (fraktur komplet),
    patah pada seluruh garis tengah tulang,luas dan melintang. Biasanya disertai dengan perpindahan posisi tulang.
  2. Closed frakture (simple fracture),
    tidak menyebabkan robeknya kulit, integritas kulit masih utuh.
  3. Open fracture (compound frakture / komplikata/ kompleks),
    merupakan fraktur dengan luka pada kulit (integritas kulit rusak dan ujung tulang menonjol sampai menembus kulit) atau membran mukosa sampai ke patahan tulang. Fraktur terbuka digradasi menjadi:
    • Grade I: luka bersih dengan panjang kurang dari 1 cm.
    • Grade II: luka lebih luas tanpa kerusakan jaringan lunak yang ekstensif.
    • Grade III: sangat terkontaminasi, dan mengalami kerusakan jaringan lunak ekstensif.
  1. Greenstick,
    fraktur dimana salah satu sisi tulang patah sedang sisi lainnya membengkok.
  2. Transversal,
    fraktur sepanjang garis tengah tulang.
  3. Oblik,
    fraktur membentuk sudut dengan garis tengah tulang.
  4. Spiral,
    fraktur memuntir seputar batang tulang.
  5. Komunitif,
    fraktur dengan tulang pecah menjadi beberapa fragmen.
  6. Depresi,
    fraktur dengan frakmen patahan terdorong ke dalam (sering terjadi pada tulang tengkorak dan wajah).
  7. Kompresi,
    fraktur dimana tulang mengalami kompresi (terjadi pada tulang belakang).
  8. Patologik,
    fraktur yang terjadi pada daerah tulang berpenyakit (kista tulang, paget, metastasis tulang, tumor).
  9. Epifisial,
    fraktur melalui epifisis.
  10. Impaksi,
    fraktur dimana fragmen tulang terdorong ke fragmen tulang lainnya.












PENUTUP


Ø Pertama-tama kami mengucapkan terima kasih kepada Allah SWT yang memberikan rahmatnya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas ini.
Ø Dalam membuat karya tulis ini di samping digunakan untuk meningkatkan kemampuan siswa juga merupakan tambahan ilmu bagi siswa dalam belajar.
Untuk melengkapi perpustakaan sekolah dan dapat juga digunakan untuk koleksi,hendaknya setelah siswa selesai dalam pembuatan karya tulis ,hasilnya dikumpulkan dan diarsipkan kemudian disimpan diperpustakaan.





1 komentar:

Dody Romero mengatakan...

ayo komen pendapat kalian

headline NEWS

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Kode Smiley Untuk Komentar


:a   :b   :c   :d   :e   :f   :g   :h   :i   :j   :k   :l   :m   :n   :o   :p   :q   :r   :s   :t  

sersever

semoga bermanfaat